Masjid Al Muhajirin layak jadi contoh masjid lain

Minggu, 10 April 2022 21:12 WIB
Baju putih (dua kanan) Wakil Wali Kota Banjarmasin Dr Arifin Noor, Baju putih kiri (pertama) Pimpinan Daerah Muhammadiah Dr Masykur, baju hijau (depan) Ketua Pengurus Masjid Muhammadiyah Al Muhajirin Dr Arif Budiman dan baju hijau (belakanh) Wakil Pengurus Masjid Sutata. Foto (antaranewskalsel.com/imam)
Banjarmasin (ANTARA) – Masjid Muhammadiyah Al Muhajirin Cabang 13 Kota Banjarmasin layak menjadi contoh bagi masjid dan cabang-cabang lain, karena kegiatan selama Ramadhan 1443 Hijriah cukup padat mencakup hampir semua bidang.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Banjarmasin Dr Maskur saat pembukaan Baitul Arqom atau kegiatan pembinaan pada perserikatan Muhammadiyah yang berorientasi pada pembinaan ideologi keislaman dan kepemimpinan, mengatakan, pihaknya akan mengusulkan penyelenggara untuk mendapat penghargaan.
“Saya mengapresiasi dan penghargaan atas berbagai kegiatan pengurus Masjid Al Muhajirin di bawah cabang 13 dan layak untuk diusulkan mendapat penghargaan sekaligus sebagai contoh bagi cabang-cabang lain,” ujarnya dilaporkan Ahad.
Ketua Pengurus Masjid Muhammadiyah Al Muhajirin Dr M Arif Budiman menjelaskan, selama Ramadhan kali ini pihaknya telah menyusun 17 program strategis yang dirangkum dalam empat syiar.
“Syiar ibadah, syiar dakwah dan pendidikan, syiar keumatan, serta syiar ekonomi,” katanya.
Syiar ibadah meliputi buka puasa bersama sebulan penuh dengan menyiapkan 220 porsi, sholat tarawih, tadarus Alquran, itikaf 10 hari terakhir, shalat dan khutbah Idul Fitri serta puasa syawal 6 hari.
Selanjutnya syiar dakwah dan pendidikan meliputi, ceramah subuh, baitul arkom remaja Muhammadiyah se-Kota Banjarmasin, roadshow syekh asal Palestina, pesantrean Ramadhan anak-anak, aneka lomba untuk anak-anak.
Syiar sosial keumatan, sunatan massal gratis target 100 anak, dan donor darah, pembagian paket sembako untuk Lansia dan dhuafa, pembagian bingkisan lebaran serta penghimpunan dan pembagian zakat fitra dan zakat mal. Serta syiar ekonomi Gebyar Pasar Ramadhan.
“Khusus untuk sunatan massal gratis pada 1442 hijriah atau 2021 kami menggelar tiga kali dengan total sebanyak 402 anak yang berasal dari empat kabupaten kota, Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Barito Kuala, dan Banjar,” ujar Dosen Politeknik Negeri Banjarmasin itu.
Wakil Wali Kota Banjarmasin Dr Arifin Noor mengapresiasi kepada pengurus Masjid Muhammadiyah Al Muhajirin yang telah membuat 17 program selama Ramadhan 1443 Hijriah, termasuk di dalamnya kegiatan Baitul Arkam.
“Pengkaderan melalui Baitul Arkam adalah salah satu langkah strategis dalam mendidik remaja dan pelajar tentang kemuhammadiyahan, agar memahami dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Wakil Walikota.
Ia juga berharap, melalui Baitul Arkam pesertanya bisa memberikan andil dalam mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di daerah masing-masing.
Sebelum menjabat Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor kepada peserta Baitul Arkam mengaku pernah berkiprah sebagai marbot masjid sekitar 14 tahun.
Ia juga menceritakan saat masih remaja membuat satu kegiatan yang hingga saat ini masih dilaksanakan, yakni berbuka puasa bersama.
Pewarta: ihi
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2023

