{"version":"1.0","provider_name":"Masjid Muhammadiyah Al Muhajirin Banjarmasin","provider_url":"https:\/\/masjidalmuhajirinbjm.or.id\/in","author_name":"Almuhajirin","author_url":"https:\/\/masjidalmuhajirinbjm.or.id\/in\/author\/almuhajirin\/","title":"Talkshow Edukasi dan Literasi Keuangan Syariah - Masjid Muhammadiyah Al Muhajirin Banjarmasin","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"B0CuMQwj6c\"><a href=\"https:\/\/masjidalmuhajirinbjm.or.id\/in\/2023\/05\/02\/talkshow-edukasi-dan-literasi-keuangan-syariah\/\">Talkshow Edukasi dan Literasi Keuangan Syariah<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/masjidalmuhajirinbjm.or.id\/in\/2023\/05\/02\/talkshow-edukasi-dan-literasi-keuangan-syariah\/embed\/#?secret=B0CuMQwj6c\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;Talkshow Edukasi dan Literasi Keuangan Syariah&#8221; &#8212; Masjid Muhammadiyah Al Muhajirin Banjarmasin\" data-secret=\"B0CuMQwj6c\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script type=\"text\/javascript\">\n\/* <![CDATA[ *\/\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/* ]]> *\/\n<\/script>\n","thumbnail_url":"https:\/\/masjidalmuhajirinbjm.or.id\/in\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-3.png","thumbnail_width":636,"thumbnail_height":400,"description":"BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah&nbsp;\u2013 Masjid Muhammadiyah Al-Muhajirin Banjarmasin sepanjang bulan Ramadan 1444 H menggelar rangkaian kegiatan Talkshow Edukasi dan Literasi Keuangan Syariah. Dr. M. Arif Budiman selaku ketua masjid dalam sambutannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan talkshow ini dimaksudkan untuk lebih mengenalkan konsep ekonomi syariah dan meningkatkan pemahaman jamaah masjid terhadap perkembangan industri keuangan syariah. Rangkaian talkshow yang diiringi dengan kegiatan buka puasa bersama tersebut dilaksanakan sebanyak tiga sesi pada setiap hari Senin, yaitu tanggal 5 Ramadan (27 Maret), 12 Ramadan (3 April), dan 19 Ramadan (10 April 2023). Adapun materi yang disampaikan meliputi edukasi pengelolaan keuangan, peran bank syariah dalam perekonomian, dan waspada investasi dan pinjaman online illegal. Semua kegiatan tersebut berjalan semarak dan diikuti secara antusias oleh lebih dari 300 peserta yang terdiri dari jamaah masjid, mahasiswa, dan masyarakat sekitar. Setelah pemaparan materi dilanjutkan dengan tanya jawab dan kepada setiap penanya diberikan doorprize menarik. Pada sesi pertama (5 Ramadan), Odhik Susanto dari Kantor Otoritas Jasa Keuangan Regional 9 Kalimantan menjelaskan tips pengelolaan keuangan dengan cara (1) membuat anggaran pendapatan dan mengubah praktik selama ini dari \u201cuang masuk-belanja-simpan\u201d menjadi \u201cuang masuk-simpan\/sisihkan-belanja\u201d, (2) membagikan setiap kebutuhan ke dalam amplop\/rekening terpisah, (3) membedakan kebutuhan dan keinginan, serta (4) bijaksana dalam berhutang dengan memastikan [&hellip;]"}